Kamis, 10 Juli 2014

RED 2 - Bersenang-Senang Bersama Orang-Orang Kurang Waras

Buat yang belum tahu, RED itu singkatan dari Retired Extremely Dangerous... sebutan yang melekat pada beberapa pensiunan agen (lapangan) CIA. Ada alasan yang kuat kenapa mereka dianggap sangat berbahaya (bagi pemerintah). Kalau mau tahu alasannya, tonton saja filmnya #promosi yeee :D

Ceritanya...

Di akhir film RED 1, Frank Moses, salah seorang RED, berhasil menyelesaikan masalah dan dapat hidup dengan tenang bersama pacarnya, Sarah. Di awal film RED 2, hubungan Frank dan Sarah mulai garing karena Frank terlalu protektif sedangkan Sarah selalu gatal ingin terlibat petualangan berbahaya. 
Suatu hari, ada kabar bahwa Marvin, sobat Frank yang terkenal sinting, ...meninggal! Frank sangat terpukul dan matanya berkaca-kaca saat menghadiri pemakaman Marvin. Tapi belum puas Frank berduka cita, dia ditangkap oleh pihak yang berwajib. Wah, ada apa lagi nih?

Impresi

Tidak perlu saya ceritakan panjang lebar alurnya ya, karena sebenarnya klise dan tidak penting. Yang menjadi kekuatan RED 2 memang bukan ceritanya, melainkan tokoh-tokohnya. Sepertinya yang telah disebutkan di awal, mereka semua sangat berbahaya. Dan bukan hanya itu, mereka juga kurang waras! Bahkan Sarah yang kelihatannya paling normal pun sebenarnya memiliki gangguan jiwa (pernah dengar yang namanya adrenaline junkie?). Karena itu, saya akan bahas panjang lebar tentang mereka saja ya.

Tokoh-tokoh

Frank diperankan oleh Bruce Willis
Tokoh utama dari film ini. Frank adalah orang yang over-protective. Dia sesuai sekali dengan ungkapan "luarnya hardcore, dalamnya Hello Kitty" karena dia sangat setia kawan, (berusaha untuk) romantis, dan peduli sama orang-orang yang dia sayangi. Sebenarnya dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang lain, karakter Frank kalah menarik, apalagi andalan utama dia hanyalah kekuatan fisik (yang sangat mirip dengan yang dijual di film Die Hard).
Sarah diperankan oleh Mary Louise-Parker
Sarah adalah kekasih Frank, dan mereka sudah tinggal bersama. Sebelum mengenal Frank, hidup Sarah sangat membosankan, karenanya dia haus sekali akan petualangan. Bisa dibilang, Frank dan Sarah adalah dua kepribadian yang berlawanan: kalau Frank lebih memilih menghindari masalah, Sarah lebih suka berlari ke arah masalah (alias selalu mau ikut campur). Ada satu adegan lucu dimana Sarah (dan Marvin) berlomba dengan Frank dan Katja untuk menangkap seseorang. Sarah begitu ngotot walaupun dia hanya bermodalkan nyali :))
Marvin diperankan oleh John Malkovich
Marvin adalah orang yang nyentrik, orang yang tega membohongi temannya sendiri dan memalsukan kematiannya. Marvin sudah lama berkawan dengan Frank, dan dia sedikit membantu memberi saran terkait hubungan cinta Frank dan Sarah. Marvin suka membawa-bawa senjata tak terduga... mirip Rico di Penguins of Madagascar.
Victoria diperankan oleh Helen Mirren
Victoria adalah seorang sniper andal dan pembunuh berdarah dingin, tapi dia juga orang yang sangat setia kawan. Di salah satu adegan, dia berbicara di telpon dengan Frank sambil melenyapkan jasad korban yang baru saja dia bunuh dengan cara merendamnya dengan air keras (apa ya namanya, air raksa?) di bathtub.
Katja diperankan oleh Catherine Zeta-Jones
Tokoh ini baru muncul di RED 2. Katja adalah agen intelejen Rusia, dan dulu dia pernah terlibat asrama dengan Frank. Tentu saja hal ini membuat Sarah menjadi cemburu dan berusaha terlihat lebih keren daripada Katja (walaupun ujung-ujungnya dia malah terlihat lebih konyol). Katja bisa dibilang berdarah dingin dan baginya tugas adalah nomor satu.
Bailey diperankan oleh Anthony Hopkins
Ini juga tokoh baru di RED 2, namanya Bailey. Dia mantan agen CIA yang dimasukkan ke rumah sakit jiwa karena pengetahuan yang dia miliki dianggap terlalu berbahaya. Sepanjang film dia tampak linglung, berakting sangat bagus untuk menyembunyikan sifatnya aslinya yang memang "gila."
Han Cho Bai diperankan oleh Lee Byung Hun
Tokoh baru terakhir... seorang pembunuh bayaran asal Korea bernama Han Cho Bai. Dia sebenarnya mantan agen CIA juga... tapi ada masalah yang membuat dia keluar dari sana, dan masalahnya itu ada kaitannya dengan Frank. Ketika ditugasi untuk memburu Frank, Han Cho Bai sangat senang, karena memang dia punya dendam pribadi terhadap Frank. Di awal kemunculannya, Han Cho Bai tampak sangat keren karena mampu membunuh dengan selembar kertas, tapi setelah berhadapan dengan Frank, dia jadi kelihatan kekanak-kanakan sekali... anak kecil yang ngambek karena pesawatnya dicuri sama Frank dan kawan-kawan. :))

Akhir Kata

Apakah saya merekomendasikan RED 2 untuk ditonton? Ya, tentu, tapi ingat, film ini cocok ditonton sebagai hiburan saja, untuk bersenang-senang, tidak perlu mempersoalkan alur ceritanya. Nikmati keseruan adegan-adegan aksinya dan keunikan tokoh-tokohnya. Beberapa hal di film ini cukup bisa bikin kita tertawa kok :D

picture source: imdb & impawards

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar